Mengapa TikTok Bisa Menjadi Media Belajar yang Efektif?
Perubahan Fungsi TikTok dari Hiburan ke Edukasi
Awalnya, TikTok hanya dikenal sebagai aplikasi hiburan tempat orang menonton video lucu, dance challenge, atau tren viral. Namun, seiring berkembangnya zaman, TikTok mulai menjadi wadah edukasi. Banyak kreator yang memanfaatkan platform ini untuk berbagi ilmu, mulai dari pelajaran sekolah, tips belajar, keterampilan hidup, hingga pengetahuan umum.
Hal ini tidak lepas dari format TikTok yang singkat dan padat, sehingga memudahkan orang untuk memahami suatu topik hanya dalam hitungan detik. Jika biasanya belajar identik dengan buku tebal dan waktu lama, TikTok menawarkan cara belajar baru yang lebih cepat, menarik, dan mudah dicerna.
Selain itu, banyak guru, mahasiswa, hingga profesional yang kini membuat konten edukatif di TikTok. Inilah yang menjadikan TikTok bukan hanya sekadar aplikasi hiburan, tetapi juga bisa menjadi sumber pengetahuan yang bermanfaat.
Kelebihan TikTok Sebagai Sumber Informasi
TikTok memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya efektif sebagai media belajar, di antaranya:
Visual dan audio yang menarik → Membuat proses belajar lebih menyenangkan.
Durasi singkat → Materi bisa dipahami dengan cepat tanpa membuang waktu.
Konten beragam → Ada banyak topik yang bisa dipelajari, dari sains hingga keterampilan praktis.
Interaktif → Fitur komentar dan live memungkinkan diskusi langsung dengan kreator.
Akses gratis → Siapa pun bisa belajar tanpa biaya tambahan.
Dengan berbagai kelebihan ini, wajar jika banyak pelajar maupun pekerja mulai menjadikan TikTok sebagai salah satu sumber belajar alternatif.
Tips Menggunakan TikTok Sebagai Sumber Belajar
Tip 1 – Ikuti Akun Edukatif yang Kredibel
Langkah pertama agar TikTok benar-benar bermanfaat sebagai sumber belajar adalah dengan mengikuti akun edukatif yang kredibel. Banyak akun guru, dosen, bahkan pakar di bidang tertentu yang membagikan ilmu dengan cara sederhana.
Misalnya, ada akun yang membahas matematika dengan trik cepat, akun bahasa Inggris dengan tips grammar, atau akun sejarah yang menyampaikan fakta menarik dengan storytelling. Dengan mengikuti akun-akun semacam ini, FYP (For You Page) kita akan lebih banyak dipenuhi konten edukasi dibandingkan hiburan semata.
Tip 2 – Gunakan Fitur “For You Page” dengan Bijak
FYP TikTok bekerja berdasarkan algoritma yang menampilkan konten sesuai dengan minat pengguna. Jika kita sering menonton video edukasi, algoritma akan otomatis menampilkan lebih banyak video serupa.
Jadi, cara bijaknya adalah jangan hanya menonton video hiburan, tetapi juga aktif mencari dan menonton video belajar. Dengan begitu, FYP akan lebih relevan dan penuh dengan konten bermanfaat.
Tip 3 – Manfaatkan Hashtag Edukasi
TikTok punya banyak hashtag khusus untuk edukasi, seperti #EduTok, #BelajarBareng, atau #StudyTips. Dengan mengetikkan hashtag tersebut di kolom pencarian, kita bisa menemukan ribuan video edukatif dari berbagai bidang.
Menggunakan hashtag ini akan sangat membantu jika kita ingin fokus pada satu topik tertentu. Misalnya, jika ingin belajar bahasa Inggris, cukup ketik hashtag seperti #EnglishLesson atau #GrammarTips.
Tip 4 – Simpan Video yang Bermanfaat
TikTok punya fitur “save” yang memungkinkan kita menyimpan video untuk ditonton kembali nanti. Ini sangat berguna ketika menemukan konten edukasi yang penting, seperti rumus matematika, trik belajar cepat, atau tips public speaking.
Dengan menyimpannya, kita tidak perlu repot mencari ulang di kemudian hari. Bahkan, kita bisa membuat folder khusus untuk mengelompokkan video edukasi sesuai topiknya.
Tip 5 – Atur Waktu Belajar dengan Konten TikTok
Saking asyiknya, banyak orang lupa waktu saat menonton TikTok. Supaya tetap bermanfaat, aturlah jadwal khusus untuk belajar melalui TikTok. Misalnya, 30 menit sehari khusus menonton konten edukasi.
Dengan manajemen waktu yang baik, TikTok bisa menjadi sumber belajar yang efektif tanpa membuat kita ketagihan berlebihan.
Tip 6 – Gunakan Fitur Komentar untuk Diskusi
Salah satu keunggulan TikTok adalah fitur komentar yang bisa digunakan untuk berdiskusi. Jika ada materi yang kurang jelas, kita bisa langsung bertanya kepada kreatornya. Bahkan, seringkali pengguna lain juga memberikan jawaban tambahan yang memperluas wawasan kita.
Diskusi di kolom komentar bisa menambah pengetahuan sekaligus memperkuat pemahaman kita terhadap materi yang dibahas dalam video.
Tip 7 – Buat Playlist Edukasi di TikTok
TikTok punya fitur playlist yang bisa digunakan untuk mengelompokkan video berdasarkan kategori. Kita bisa membuat playlist khusus “Edukasi” dan memasukkan video belajar ke dalamnya.
Dengan begitu, setiap kali ingin belajar, kita tinggal membuka playlist tersebut tanpa harus mencari ulang video yang sudah ditonton sebelumnya.
Tip 8 – Terapkan Informasi yang Dipelajari dalam Kehidupan Nyata
Belajar tidak akan efektif jika hanya berhenti pada menonton video. Oleh karena itu, informasi yang kita dapat dari TikTok harus diterapkan langsung dalam kehidupan nyata.
Misalnya, jika kita menonton tips belajar bahasa asing, coba langsung praktik berbicara. Jika menonton video tentang eksperimen sains sederhana, coba lakukan sendiri di rumah. Dengan penerapan nyata, pengetahuan akan lebih melekat dan mudah diingat.
Tip 9 – Bandingkan Konten dari Beberapa Kreator
Tidak semua konten di TikTok benar atau akurat. Oleh karena itu, penting untuk membandingkan informasi dari beberapa kreator sebelum benar-benar menerimanya sebagai kebenaran.
Misalnya, jika ada trik matematika yang terlihat mencurigakan, cek video dari kreator lain atau bandingkan dengan sumber resmi. Dengan begitu, kita bisa terhindar dari informasi yang menyesatkan.
Tip 10 – Cobalah Membuat Konten Edukatif Sendiri
Belajar tidak hanya soal menerima informasi, tetapi juga membagikannya. Jika kita sudah memahami suatu materi, cobalah membuat konten edukatif sendiri di TikTok.
Selain membantu orang lain, membuat konten juga bisa memperkuat pemahaman kita. Karena saat mengajarkan sesuatu, kita dituntut untuk benar-benar memahami materi tersebut.
Kelebihan dan Kekurangan Belajar dari TikTok
Kelebihan
TikTok sebagai media belajar tentu memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya berbeda dari sumber belajar tradisional maupun platform digital lainnya. Berikut beberapa kelebihannya:
Belajar dengan Cara yang Menyenangkan
Video di TikTok biasanya dikemas dengan gaya yang menarik, penuh visual, musik, dan narasi singkat. Hal ini membuat pelajar tidak cepat bosan, berbeda dengan metode belajar konvensional yang cenderung monoton.Akses Cepat dan Gratis
Tidak perlu berlangganan atau membayar biaya tertentu untuk mendapatkan pengetahuan dasar. Hanya dengan koneksi internet, siapa pun bisa mengakses ribuan video edukasi di TikTok secara gratis.Materi Beragam
Mulai dari pelajaran sekolah, tips belajar, ilmu pengetahuan umum, keterampilan praktis, bahasa asing, hingga motivasi belajar—semua tersedia di TikTok. Ragam konten ini membuat pelajar bisa belajar sesuai minat dan kebutuhan mereka.Format Singkat dan Mudah Dipahami
Durasi video yang singkat (15–60 detik atau maksimal 3 menit) membuat informasi lebih cepat diserap. Cocok untuk generasi muda yang terbiasa dengan konten cepat dan instan.Interaksi dengan Kreator
Pelajar tidak hanya menjadi penonton pasif, tetapi bisa langsung berinteraksi melalui komentar, DM, atau bahkan live session. Ini membuat proses belajar terasa lebih interaktif dan menyenangkan.Fleksibilitas Waktu dan Tempat
Tidak ada batasan kapan dan di mana harus belajar. Video bisa ditonton saat istirahat, sebelum tidur, atau bahkan di perjalanan. Hal ini sangat membantu bagi pelajar yang punya jadwal padat.
Dengan kelebihan-kelebihan ini, TikTok jelas bisa menjadi alternatif media belajar yang relevan dengan gaya hidup generasi digital saat ini.
Kekurangan
Meski memiliki banyak manfaat, belajar melalui TikTok juga memiliki kekurangan yang harus diwaspadai agar penggunaannya tetap efektif. Beberapa kekurangannya antara lain:
Durasi Terlalu Singkat
Walaupun singkat itu praktis, ada kalanya materi yang kompleks tidak bisa dijelaskan secara detail dalam durasi pendek. Hal ini bisa membuat pemahaman pelajar menjadi setengah-setengah.Validitas Informasi Tidak Selalu Terjamin
Siapa pun bisa membuat konten di TikTok, termasuk orang yang bukan ahli di bidangnya. Akibatnya, ada kemungkinan informasi yang dibagikan tidak akurat atau bahkan menyesatkan.Gangguan dari Konten Hiburan
Karena TikTok didominasi konten hiburan, pelajar mudah terdistraksi. Niat awal menonton konten edukasi bisa beralih ke scrolling video hiburan yang memakan waktu lama.Keterbatasan Materi Mendalam
TikTok lebih cocok untuk pengetahuan singkat atau tips praktis. Jika ingin memahami suatu topik secara mendalam, pelajar tetap membutuhkan buku, kursus, atau sumber belajar lain yang lebih komprehensif.Potensi Ketergantungan
Penggunaan TikTok yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan. Ini bisa berdampak pada waktu belajar yang seharusnya digunakan untuk hal lain, seperti membaca buku atau mengerjakan tugas.








